Showing posts with label Air Terjun. Show all posts
Showing posts with label Air Terjun. Show all posts

08 February 2018

Lubuak Tujuah

Pagi cerah diiringi sabut tipis menyapa september yang basah. Hari yang bagus untuk melakukan perjalanan, tepat saat nada evanescence-lithium-ku mengalun indah tanda panggilan muncul. Panggilan dari sahabat yang mau pergi menyaksikan keindahan dari lembah Singgalang dan Tandikek (lubuak Tujuah).
Kami melakukan perjalanan menuju lubuak tujuh sekitar jam satu siang, matahari dari pagi yang cerah sudah mulai bersembunyi dibalik awan yang mulai menebal, mengundang keraguan yang dikalahkan tekat yang lebih kuat. Berada dilembah antara gunung Singgalang dan Tandikek, mengalir sebuah sungai yang memiliki aliran yang masih asri dengan dinginnya air gunung yang juga memiliki pemandangan yang menakjubkan. Dikenal sebagai lubuak tujuah---sebuah aliran dari mata  Singgalang untuk anak tersayang Tandikek.
Satu jam kami habiskan perjalanan dari desa terakhir memasuki hutan perawan Tandikek sebelum lanjut lebih dalam kedalam hutan Singgalang yang menawan. Sekitar jam kami sampai kami berhasil menapaki kaki di lubuk pertama dan cuaca semakin mendung. Kami memutuskan hanya sampai dilubuk pertama dan kedua yang masih bersebelahan. Takut kalau semakin dalam hujan turun dan ditakutkan air bah datang (tipe aliran sungai ini mudah meluap kalau hujan turun). Menikmati karunia Tuhan yang 100% alami, jauh dari campur tangan manusia, memanjakan mata kami dengan sungguhan alam dari air terjun yang jatuh kelubuk dan disambung kelubuk pertama yang memiliki kedalaman tak terkira (bagian lubuknya sudah gelap walau airnya sangat jernih). Tak terasa kaki melewatkan waktu yang panjang di lubuk pertama dan kedua ini sampai tak terasa sudah mendekati jam 4 dan bertepatan dengan cuaca yang mulai menampakkan langit biru, membuat kami memutuskan untuk melanjutkan kelubuk ke-3 (hanya sampai lubuk 3) yang berada tak jauh dari lubuk kedua.



 Lubuk ke-3 memiliki kolam yang lumayang dalam walau tak sebesar lubuk pertama dengan air terjun yang memilliki susunan batu yang mengagumkan. Batuan granik dari hasil letusan entah gunung singgalang atau Tandikek, yang penting pemandangan yang cukup memanjakan mata. Sebuah batang pohon membentang disalah satu sudut lubuak ke-3 yang terkadang menampakan penghuni berupa ular yang cukup besar, sehingga disarankan untuk tidak berenang.



Perjalanan yang direncanakan hanya sampai lubuk 3 mengundang kami lebih dalam menulusuri lubuk lubuk selanjutnya, walau hari semakin sore untuk Perjalanan ditengah hutan belantara yang masih perawan. Lubuk-4 terbentuk dari aliran sungai dan tak memiliki air terjun tapi memiliki susunan batu yang sangat memukau (bolehlah untuk satu atau dua buah photo).

Misi masih berlanjut kelubuk selanjutnya, jalan masih nengikuti aliran sungai yang taj begitu sulit, dan diantara lubuk 4 dan 5 ini kami melihat suatu yang menakjubkan sekaligus menakutkan, sebuah telapak kaki yang baru tergambar dipasir tepian sungai, telapak yang lumayan besar untuk ukuran kaki manusia (karena tak mungkin manusia biasa termasuk orang kampung untuk masuk hutan tanpa alas kaki atau sepatu dan menurut cerita orang kampung kemungkinan itu adalah jejak sibigau).
Lubuk ke-5 mungkin lubuk yang dangkal dibandingkan lubuk lubuk lainnya dan memiliki air terjun sekitar 3 meteran dan masih instagramable (hahaha).
Hari semakin sore, semangat untuk melanjutkan kelubuk ke-6 semakin menggebu, sisa langit biru masih membekas. Untuk mencapai lubuk ke-6 jalur yang dilalui lebih sulit dari jalur sebelumnya, dimana webbing diperlukan disini dan jaraknya dari lubuk 5 lumayang jauh. Lubuk 6 memiliki air terjun sekitar 5 atau enam meter dengan lubuk yang lumayan besar. Sebuah batang membentang dari puncak air terjun hingga pinggiran kolam lubuk, tempat duduk yang lumayan untuk menikmati pemandangan.

Hari semakin sore dan hanya meninggalkan satu lubuk lagi yang sayang kalau tak dituntaskan. Untuk mencapai lubuk 7 kami juga harus memakai tenaga yang tersisa, sebuah pinggiran tebing sebelah air terjun dari lubuk ke 6 harus kami kalahkan dan menelusuri aliran sungai sesudahnya, tapi kami suguhi oleh pemandangan dari lubuk terakhir yang mempesona. Berdiri tegak sekitar 6 atau 7 meter. Bagian kolam sebelah kanan dari lubuknya dipenuhi tumpukan ranting dan sebuah pohon tumbang yang berdiri tegak dari dasar lubuk membuat suasana penuh magis yang mempesona, sebuah magic hour terangkai dari paduan alam ditambah lagi bagian tebing yang mengelilingi air terjun dan lubuk terakhir ini sangat mengagumkan. Top cer.

Kami merelakan senja yang mengundang malam menemani perjalanan kami untuk pulang, penerangan seadanya membuat kami juga harus berhati hati. Perjalanan penuh makna terukir saat ada sahabat menemani setiap langkah yang tercipta, setiap langkah adalah Takdir Tuhan yang penuh misteri. Hehe.


“KEEP YOUR ADVENTURE SAFETY, SAVE OUR NATURE AND BE HAPPY” NIKMATI ALAM TANPA MERUSAK KEINDAHANNYA
Share:

07 September 2017

Langkuik barangin, Surga tersembunyi malalak gak ada habisnya

Langkuik Barangin

Langkuik Barangin, demikian masyarakat setempat menyebutnya, berlokasi di Malalak, kenapa disebut langkuik barangin? mungkin karena air terjun ini diapit kiri dan kanan dengan tebing. Saat kita berada dibawah air terjun, kita akan sangat merasakan terpaan anginnya walau sudah berdiri beberapa meter dari lokasi jatuhnya air terjun.
Share:

31 July 2017

Air Terjun Sarasah Barasok

Sarasah barasok,,, begitulah orang orang menyebutnya, air terjun yang menjulang tinggi menghempas di atas bebatuan besar dan pecah menjadi rintik rintik embun yang menyerupai asap, karena itulah masyarakat pribumi sekitar menyebutnya. Air terjun Sarasah Barasok terletak di kenagarian Maek Banja Loweh Kecamatan Bukit Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota.  merupakan nagari yang masih asri yang masih menyimpan banyak peninggalan sejarah dan keindahan dan kelestarian alamnya yang masih terjaga.

Baiklah pejalanan kami mulai dari Bukittinggi menuju air terjun sarasah barasok, minggu pagi kami berkumpul jam setengah tujuh pagi dan menyiapkan semua perlengkapan yang diperlukan untuk trip menuju air terjun sarasah barasok dan mulai berangkat jam 7 menuju Kenagarian Maek Banja Loweh, kami mesti berangkat pagi menuju lokasi karna untuk sampai disana tidaklah dekat. kami sampai di nagari andiang sekitar pukul 10 dan membeli logis dan melanjutkan perjalan kembali menuju banja loweh.

Untuk sampai dan bisa menyaksikan keindahan air terjun sarasah barasok kita harus berjalan selama lebih kurang 2 sampai 3 jam perjalanan dari titik terakhir kendaraan bermotor dan kondisi fisik yang prima juga sangat dibutuhkan karna perjalanan yang cukup berat dan menantang. Untuk diketahui juga kendaraan bermotor hanya bisa dibawa hingga beberapa meter setelah kantor wali nagari banja loweh, selanjutnya perjalanan menuju air terjun sarasah barasok akan dilanjutkan dengan berjalan kaki.


Kondisi jalan pertamakali kita jalani adalah menuruni  tebing setinggi lebih kurang 200 meter untuk sampai di sebuah sungai, saat perjalan turun kebawah kita mesti hati-hati karna turunan yang cukup curam dan kondisi pijakan tanah kering bercampur batuan kerilil. Sepanjang perjalanan turun kita juga bisa menikmati keindahan pemandangan bebukitan didepan yang hijau yang menyejukan mata serta tumbuhan tumbuhan yang masih asri dan kita kita juga dapat jumpai tumbuhan kantong semar yang cantik. Sesampai dibawah bertemu sungai kita mesiti melintasi sungai tersebut dan terlus berjalan dengan kondisi jalan yang agak mendatar melewati semak belukar, Beberapa waktu perjalanan kemudian kita akan temui jurang yang tingginya sekita 500 meter yang juga memberikan pemandangan yang sangat bagus dan menyejukan mata dan kita juga mesti menuruninya untuk sampai di air terjun sarasah barasok.



Pejalanan degan medan yang cukup berat ini benar benar menuntut kekuatan fisik dan keberanian, sepanjang perjalanan kita akan menemukan keindahan keindahan tumbuhan serta air terjun kecil sepanjang aliran sungai sehingga pejalanan yang panjang dan lelah pun dimajankan oleh keindahan yang ada sepanjang perjalanan. Sebelum kita melihat keindahan air terjun sarasah barasok kita akan melewati subuah gerbang yang dihiasi dengan jalinan dedaunan yang tertata seperti sebuah gerbang.




Hembusan angin dihiasi seperti asap langsung menerpa muka kita, ya asap itu adalah butiran butiran air terjun yang berterbangan dan membentuk seperti asap yang diterpa oleh angin. Derasnya air terjun yang diperkirankan tingginya lebih dari 50 meter membuat rasa lelah sepanjang perjalanan tadi hilang seketika merasakan hembusan angin dan menikmati keindahan air terjun sarasah barasok. dilokasi ini kita dapat mengabadikan momen yang sangat berharga dengan berfoto mengabadikan setiap keindahan air terjun sarasah barasok




“KEEP YOUR ADVENTURE SAFETY, SAVE OUR NATURE AND HAPPY” NIKMATI ALAM TANPA MERUSAK KEINDAHANNYA



By : TML ADVENTURE


Share:

24 April 2015

Air Terjun Tersembunyi yang Memecah Keheningan Lembah Harau

Sumatra barat “ minang kabau” terkenal dengan adatnya dan kekayaan alamnya yang begitu indah dengan jajaran beberapa gunung, bukit, lembah, air terjun dan masih banyak lainnya. Dengan begitu ranah minang banyak kekayaan alamnya yang begitu indah dan tersembunyi belum banyak terjamah oleh kita, kali ini saya akan menceritakan salah satu dari sekian banyak keindahan yang terdapat di minang kabau yang tersembunyi di payakumbuah tepatnya di kabupaten 50 kota lembah harau nagari tarantang.

Seperti biasa kami melakukan perjalanan tepatnya hari minggu, sehari sebelum kita crew TML udah pada menghubungi kemana petualangan kita besok ni,,, untuk mengisi hari libur menyegarkan pikiran setelah sepekan sibuk dengan aktifitas kita masing masing, dan salah satu dari rekan kita ada yang mengusulkan keair terjun yang tersembunyi di lembah harau nagari tarantang tempat yang begitu indah dan belom banyak yang tau dan kita semuapun setuju untuk pergi kesana dan berkumpul dibukittinggi.

Dan esok harinya pagi saya pun mulai bersiap mengumpulkan semua perlengkapang yang diperlukan untuk perjalanan.

Tepat pukul 09.00 pagi saya pun langsung tancap gas motor saya dari padang panjang kebukittinggi ketempat kita janjian kumpul dan sampai dibukittinggi pukul 9.30 dan sampai di bukittinggi teman teman yang lain sudah pada sampai semua, bercengkrama sebentar dan kami pun melanjutkan perjalanan kepayakumbuh untuk sampai dipayakumbuh dibutuhkan waktu 1 jam perjalanan. Selama peralanan kita juga dapat melihat keindahan gunung marapi singgalang dari daerah biaro dan hamparan hijau sawah dan perbukitan berjejer di daerah baso, setelah melakukan perjalanan selama satu jam kami pun sampai di payakumbuh gerbang masuk lembah harau disini kita dapat menikmati indahnya bukit bukit batu lembah harau yang tinggi nan mempesona dan disini kami berhenti sejenak untuk membeli perbekalan dan melanjutkan perjalanan kembali nagari tarantang tempat tujuan kami kali ini berjarak sekitar 2 Km dari tempat kami berhenti melewati tebi tebing lembah harau jalan bebatuan krekel dan sampai lah kami ditempat menitipkan motor di salah satu rumah warga.



Untuk sampai di air terjun lubuk donat kami mesti jalan kaki kira kira 25 menit dari tempat kami parkirkan motor melewati semak semak dan mendaki bukti batu yang kebetulan sudah ada tangganya dibikin oleh penduduk setempat dan terus berjalan dibukit dan beberapa kali menyisiri anak sungai kami pun sampai di air terjun lubuk donat tempat yang begitu bersih dan jarang juga dijamah membuat rasa capek dan kami pun terbayar oleh keindahan air terjun ini, untuk pergi keair terjunnya kami mesti berjalan menunduk karna goanya cukup sempit dan cukup gelap kita mesti hati hati karna bisa bisa kepala kita kejedot oleh dinding goa dan jangan lupa untuk memakai senter untuk penerangan karna tempatnya cupuk gelap “safety first” keselamatan dalam perjalanan itu yang pending kita mesti menyiapkan semuanya, sampai disana kami pun lansung masuk dalam lubuk air terjunya untuk menyegarkan badan aseekkkk…. Hehehehhe





Cukup bermain airnya kami pun istrahat sejenak untuk memasak perbekalan yang kami bawa untuk mengisi perut yang udah malai keroncongan ini dan jangan lupa secangkir kopi hangat…
perutpun sudah kenyang terisi dan kami pun lanjutkan lagi untuk foto mengabadikan tempat yang begitu indah ini dan mandi lagi diair terjun, cukup lama bermain diair terjun lubuk donat kami pun melanjutkan perjalanan kembali menuju air terjun berikutnya disini cukup banyak terdapat air terjun selesai packing pun kami lanjut lagi menuju air terjun berikutnya sekitar 15 menit perjalan melewati lereng bukit dan menuruni tebing setinggi 5 meter dengan menggunakan webbing yang diikatkan kepohon kami pun turun dengan hati hati bergantian dan dentuman air terjun pun mulai terdengar dan taklama berjalan sampai lah kami di air terjun kedua yang cukup tinggi dan air terjun ini dua tingkat begitu mempesona di sini kami sebentar untuk mengabadikan dengan beberapa jepretan foto karna hari hudah mulai sore.




Dan perjanan kami masih ada lagi menuju air terjun berikutnya yang tersembunyi dibalik bukit bukit, lanjut lagi perjalanan menuju tempat parkir motor tadi dan gaspoll lagi melintasi jalan jalan yang dipenuhi bebatuan krekel diantara dua bukit batu lembah harau.



Memakan waktu perjalanan selama 20 menit karna jalannya tidak mulus sampai lah kami di sebuah telaga tempat dimana kami parkirkan motor dan berjalan di tepi telaga tersebut dan masuk dalam hutan keluar hutan dan melintasi anak sungai lagi dari jauh sudah mulai terlihat air terjun yang begitu tinggi kami pun semakin semngat untuk sampai diair terjun ini melewati jalan cukup berlumpur dan kami sampai di air terjun sarasah tanggo air terjunnya bagitu indah meluncur turun dari puncak bukit batu yang tinggi membuat nyanyian dentuman air yang begitu indah memecah keheningan dilembah sunyi ini dengan embun embun air yang membasahi kami bener bener begitu menyejukan badan ini suara sorankan dari kami terdengar berupa sebuah ungkapan begitu indah tempat ini masih alami dan dikelilingi oleh pepohanan yang begitu hijau dan rimbun cukup lama kami diair terjun ini.






Karna hari sudah mulai gelap akan turun hujan kami pun siap siap untuk keluar dan melanjutkan pejalanan pulang kembali ke bukittingi. semoga alam yang begitu indah ini tetap selalu terjaga dan dapat terus dinikmati jagan sampai rusak oleh tangan tangan kita dan keegoan dalam diri kita…

By : TML Adventure

Dan tidak bosan bosannya “KEEP YOUR ADVENTURE SAFETY, SAVE OUR NATURE & HAPPY” NIKMATI ALAM TANPA MERUSAK KEINDAHANNYA

Sampai ketemu lagi….


Share:

24 March 2015

Keindahan di Kaki Gunung Singgalang

Pagi waktu itu tanggal 21 maret 2015 waktu masih dalam keadaan tertidur tiba-tba hp sanya berdering ternya kawang yang menghubungi pergi bertualang lagi, sebelumnya malam kita sudah komunikasi tentang planing untuk hari esok tetapi kita ngak ada planing eee tau tau nya pagi di telpon ajak pergi bertualang lagi melihat keindahan di kaki gunung singgalang, eiittsss,,,, langsung saja saya bilang OKAY, biasa sobat TML (Takana Malompek Langsung) hehehheheh….
Kami pun langsung siap siap packing siapin alat alat yang diperlukan untuk bertualang karna persiapan perlengkapan tu harus,,, safety tetap utama dan slesai packing pun berangkat dimana tempat kami rencanakan bertemu saya pun langsung berangkat kelokasi sampai disana ternyata teman saya sudah sampai duluan, kali ini kami yang berangkat beranggokan lima orang dan kami pun langsung iyuran untuk membeli perbekalan dan langsung berangkat ketujuan kami yaitu,,,, tunggu dan lanjutin ja bacanya sobat hehhee..


panorama dibukit jalan menuju nagari toboh dengan latar mt. singgalang
Kami berangkat dari bukittinggi arah padang luar dan lanjutkan perjalan ke arah balingka yaitu arah jalan ke danau manijau, dan sekitar 30 menit kita sampai di daerah balingka Kec. IV koto dan lanjutkan perjalan arah kecamata malalak disni adalah tempat tujuan kami kali ini trus melanjutkan perjalanan menuju Kec. Malalak untuk sampai ketujuan diperlukan lagi waktu kira kira kurang lebih tiga puluh menit lagi untuk sampai di tujuan, dalam perjalan ketujuan kita dapat melihat hijaunya perbukitan disepanjang perjalan dan di tengah peralan pun kami juga mendapati sebuah air terjun yang cukup indah dan kami pun berhenti sejenak untuk melihan dan mengabadikan moment tersebut hehehhe,,,
sekitar lima belas menti berhenti kami melanjutkan perjalanan kami dan sudah cukup lama di jalan kita dapat menikmati indahnya kec. Malalak dari ketinggian dari atas bukit kita dimanjakan oleh indahnya panorama kec. Malalak dan kota pariaman serta kita dapat meliah bibir pantai jika cuaca cerah tempat ini pas bangat buat lihat matahari tenggelam..
foto saya waktu melihat air terjun dalam perjalanan

Kembali lagi ke peralanan setelah cukup lama kami pun sampai di daerah tempat tujuan kami kali ini yaitu di nagari toboh jorong bukik malanca kec. Malalak kami pun langsung pergi kerumah warga untuk meminta ijin masuk kelokasi tujuan kami dan menitipkan motor kami, setelah ijin dengan warga setempat kami langsung berangkat menuju lokasi tujuan sampai di pintu masuk tujuan kami pun bertemu dengan anak anak setempat atau si bolangnya nagari bukit malanca.
 
foto ini diambil waktu akan memulai perjalanan ke air terjun (pintu masuk air terjun)
Kami ajak saja ikut dengan kami ke lokasi tujuan serta menjadi petunjuk jalan kami dan si bolang pun mau kami ajak pergi perjalanan pun semakin seru dengan ditemani oleh sibolang suasana semakin bersemangat, kami pun terus berjalan kelokasi tujuan dipandu oleh sibolang, trek kali ini kita memasuki hutan dan melintasi sungai dan menyisiri anak anak sungai, dari pintu masuk perjalanan untuk sampai kelokasi dibutuhkan waktu kurang lebih satu jam perjalan kami pun terus menyisiri hutan dan melintasi sungai yang kami lewati, dalam perjalanan kami pun senda gurau degan sibolang membuat suasana makin bersemangat untuk mengilangkan rasa lelah berjalan dan setelah melakukan perjalanan selama empat pulun menit kami sampai di tujuan pertama yaitu keindahaan dikaki gunung singgalang air terjun siburai burai sungai janiah pertama yang dari tadi saya ceritakan kemena tujuan kami dari tadi.

air terjun siburai burai sungai janiah yang pertama kami temui

Air terjun pertama ini cukup tinggi dan memiliki dua buah lubuk dibawahnya benar benar indah dan menakjubkan tempat ini, kami pun berhenti sebentar dan melanjutkan perjalanan ke air terjun siburai burai sungai janiah yang pertama kata sibolang tempatnya lebih indah lagi dari yang pertama dan kami pun semakin bersemngat dan melanjutkan kembali perjalanan menuju air terjun kedua tersebut karna saat balik kita juga akan melalu air terjun pertama ini dan kami melanjutkan ke air terjun kedua yang paling atas dengan hanya menyisri tepi tepi sungai dan membutukan waktu sebentar kira kira 15 menit kami pun disapa oleh dentuman air terjun yang jatuh dari atas yang begitu indah dan mengagumkan begitu indahnya alam ranah minang ini,,, air terjun yang tinggi dengan airnya yang besar jatuh membasahi batu batu tebing air terjun membuat kami terpukau melihat keindahan air terjun siburai burai sungai janiah ini dengan rasa syukur kami dapat melihat keindah alam ini begitu sempurna Allah menciptakan alam ini, Semoga kita semua dapat menjaga dan melestari kan alam ini.
 
air terjun siburai burai sungai janiah yang kedua kami temui
 
keindahan air terjun siburai burai sungai janiah

Dan kami pun beristrahat dan tanpa lama lama kami pun langsung saja mengabadikan moment ini dengan berfoto dengan sibolang yang sudah menunjukan kami tempat yang begitu indah dengan penuh tawa kami terus menikmaik keindahan air terjun siurai burai sungai janiah dan kurang lengkap rasanya jka ke air terjun kita tidak mandi ya ngak sobat heheheh kami pun bersama menyebur kelubuk air terjun dan hempasan embun embun dari air terjun yang dingin dapat kembali menyegarkan kembali badan ini.

foto bersama sibolang dan ajank yang disebelah kiri saya
ilhan dan anjank rekan dari TML
Sudah cukup lama mandi kami pun memasak bekal yang kami bawa dan menyantanya bersama sama dengan sibolang. Perutpun sekarang sudah terisi kembali kami dan sibolang kembali berfoto foto di air terjun heheheheh dan melnjutkan perjalanan balik ke air terjun pertam tadi karna hari pun sudah melai mendung kurang bagus berlama lama di air terjun pertama karna kalau hari hujan dapat membuat intesitas air cepat besar dan kita pun bisa terjebak untuk melintasi sungai,,, dan setelah lima belas menit berjalan kami pun sampai kembali di air terjun yang pertama untuk sampai di lubuak air terjunnya kami pun mesti menuruni tebing yang cukup landai untuk menjaga keselamatan semua kita mesti turun dengan tali yang di ikatkan kepohon yang cukup kuat dan menuruni tebingi tersebut dan menikmati dentuman air terjun yang turun masuk dalam lubuknya cukup lama kami disini menikati keindahan air terjun.
perjalanan turun keair terjun yang pertama dengan sibolang

Kami pun melanjutkan kembali perjalanan keluar dari hutannya dan sampai di pintu masuk air terjun tadi kami pun digurur hujan deras yang cukup lama untung kami semua cepat balik karna klu lama lam di dalam perjalan kami bisa terjebak dengan air sungai yang besar saat hujan turun…
petualangan kali ini bener bener sangat menakjubkan dan begitu indah ditambah lagi kami di perjalanan menuju air terjun ditemani sibolang,

Sebenarnya masih banyak lagi air terjun yang terdapat di kec. Malalak ini karna akses yang kita kurang tau dan trek untuk sampai di air terjun juga membutuhkan perjuangan,,,
dan air terjun lainnya yang pernah kami pergi di daerah kec.malalak ini yaitu air terjun siburai burai sasai begitu warga setempat menyebutnya air terjun yang cukup tinggi juga,


 
foto di air terjun siburai burai sasai

Letaknya juga tidah jauh dari jorong bukik malanca letaknya kalu tidak salah di jorong campago tepatnya jorong sebelun bukik malanca yang kami lalui d perjalanan tadi.

“cerita kami ini hanya sekedar ingin berbagi, betapa indahnya alam rana minang ini dengan syarat “JANGAN RUSAK KEINDAHANNYA””

KEEP YOUR ADVENTURE SAFETY AND SAVE OUR NATURE

BY : TML ADVENTURE
Share:

Translate

Our Facebook page

Labels